<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Istri Saya Kembali Bekerja</title>
	<atom:link href="http://blog.trismedia.com/personal/istri-saya-kembali-bekerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.trismedia.com/personal/istri-saya-kembali-bekerja/</link>
	<description>Web Designer Jakarta, Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Jun 2010 10:27:16 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Tris Hartanto</title>
		<link>http://blog.trismedia.com/personal/istri-saya-kembali-bekerja/comment-page-1/#comment-102</link>
		<dc:creator>Tris Hartanto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Jan 2010 03:06:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.trismedia.com/?p=143#comment-102</guid>
		<description>hi bro,
Kenapa jadi sensitif, merasa tak berarti? Harusnya kan sebelum ambil keputusan (istri bekerja kembali)  tersebut bro sdh mempertimbangkan konsekuensinya, plus minusnya. Pertanyaan mendasar yg lebih penting sebelum ambil keputusan adalah &quot;Apakan perlu(harus) istri saya bekerja (lagi)?&quot;
Segala sesuatunya pasti ada pengorbanan, kita tidak bisa memiliki semua yg kita mau.
Alhamdulillah kondisi kami sekeluarga baik2 saja :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hi bro,<br />
Kenapa jadi sensitif, merasa tak berarti? Harusnya kan sebelum ambil keputusan (istri bekerja kembali)  tersebut bro sdh mempertimbangkan konsekuensinya, plus minusnya. Pertanyaan mendasar yg lebih penting sebelum ambil keputusan adalah &#8220;Apakan perlu(harus) istri saya bekerja (lagi)?&#8221;<br />
Segala sesuatunya pasti ada pengorbanan, kita tidak bisa memiliki semua yg kita mau.<br />
Alhamdulillah kondisi kami sekeluarga baik2 saja :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bend</title>
		<link>http://blog.trismedia.com/personal/istri-saya-kembali-bekerja/comment-page-1/#comment-101</link>
		<dc:creator>bend</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 15:27:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.trismedia.com/?p=143#comment-101</guid>
		<description>hi trismedia BLOG,
sama seperti yang sedang saya alami. ketika istri mulai bekerja (sudah 2 minggu) setelah resign selama 2 tahun dari PNS dan kembali bekerja pada PNS di bidang yang berbeda. untuk interaksi dengan putri kami terhadap kondisi ini boleh dibilang bisa di terima, namun justru interaksi saya dan istri sekarang yang berbeda, entah ini bagaian adaptasi kondisi sekarang atau hal lainnya. tapi saya pikir interaksi orang tua punya andil besar terhadap interaksi terhadap anaknya. 
ko malah saya yang jadi sensitif, merasa tak berarti dan lain sebagainya. padahal saya tahu istri saya pun juga sedang adaptasi menghadapi status barunya, perlu dukungan juga.
punya sarann atau nasihat bro? gimana kondisi sekarang? :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hi trismedia BLOG,<br />
sama seperti yang sedang saya alami. ketika istri mulai bekerja (sudah 2 minggu) setelah resign selama 2 tahun dari PNS dan kembali bekerja pada PNS di bidang yang berbeda. untuk interaksi dengan putri kami terhadap kondisi ini boleh dibilang bisa di terima, namun justru interaksi saya dan istri sekarang yang berbeda, entah ini bagaian adaptasi kondisi sekarang atau hal lainnya. tapi saya pikir interaksi orang tua punya andil besar terhadap interaksi terhadap anaknya.<br />
ko malah saya yang jadi sensitif, merasa tak berarti dan lain sebagainya. padahal saya tahu istri saya pun juga sedang adaptasi menghadapi status barunya, perlu dukungan juga.<br />
punya sarann atau nasihat bro? gimana kondisi sekarang? :)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
